Jumat, 24 Agustus 2012

Renungan Pencarian Makna Cinta Yang Sebenarnya

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pd Gurunya : “Apakah Cinta Sejati itu?” Guru: Berjalanlah lurus di taman Bunga yang Luas, Petiklah 1 bunga yang Terindah menurutmu, Dan jangan pernah berbalik ke belakang ! Sudahkah Anda temui cinta sejati dalam hidupmu? Sudahkah Anda temui cinta sejati dalam hidupmu? Kemudian Aristoteles melaksanakannya dan kembali dengan tangan hampa..

Guru: mana Bunganya?

Aristotles menjawab: Aku tidak bisa mendapatkannya, sebenarnya aku telah menemukannya, tpi aku berfikir, didepan ada yang LEBIH Bagus lagi….ketika aku telah sampai di ujung taman, aku baru sadar bahwa yg aku temui pertama tadi adalah yang terbaik, tapi aku tidak bisa kembali lagi ke belakang…

Guru: seperti itulah Cinta Sejati, Semakin kau mencari yg terbaik, maka kau tak akan pernah menemukannya..
Jika kau sudah menemukan cinta dan terikat dalam sebuah hubungan, janganlah sekali-sekali mencoba tuk berpaling kelain hati, karena itulah awal sebuah kehancuran.
Jangan pernah mengabaikan cinta yang sudah kau raih, hanya karena pesona cinta semu disekitarmu, karena itu hanya dipermukaan saja yang kau lihat.
Perhatianmu kepada cinta yang lain, biasanya melebihi dari cinta yang telah kau dapat, itulah yang mengawali sebuah perselingkuhan hati, hentikan jika itu sudah merasukimu, kembalilah kepada keabadian cintamu.
Jangan pernah sia-siakan cinta yang pernah tumbuh dihatimu.. Karena waktu tidak akan pernah berputar dan kembali..
Cinta sejati yang tidak akan pernah lekang oleh waktu hanya bisa kita dapatkan bila kita bisa mencintai Tuhan Pencipta Alam semesta ini dengan tulus ikhlas, karena Kasihnya tidak pernah berkurang sedikitpun pada umatNya.

Arti Cinta Sesungguhnya

Tahukah arti cinta sejati yang sesungguhnya? sebenarnya itu adalah kehampaan. Kalaupun itu hanyalah sebuah kumpulan kata-kata tanpa makna. Inilah sebuah kalimat bijak tentang seorang yang telah dikhianati olehnya.
Walau begitu cinta bersifat relatif, seperti halnya sebuah sungai yang mengalir. Mencari lautan sebagai pelabuhan terakhir.
Dan sesungguhnya…
Cara terbaik dalam memaknai arti cinta adalah dengan memberi. Cinta tidak datang karena manusia saling menerima. Itu ada karena manusia pertama-tama saling memberi, dan akhirnya terbentuklah kata cinta.
Selain memberi, cinta juga memiliki arti di sisi tergelapnya, yaitu memaafkan. Sesungguhnya ini adalah hal yang paling sulit dilakukan oleh manusia ketika harus memberi maaf. Walau itu harus dilakukan..walau itu harus dimaknai.
Entahlah, yang pasti. Sebagai seorang pria idaman wanita memaafkan setiap kesalahan wanita adalah sebuah tugas dan bukan sebuah hak . Yang perlu kita lakukan sebagai pria adalah cukup membuat cinta sejati terukir di hati paling dalam dan terdingin. Kemudian menunggu dan terus menunggu untuk ditemukan.
Anda tidak percaya cinta sejati?
Itu hal murni karena memang mungkin selama hidup anda tidak pernah menyadarinya. Sesungguhnya cinta semacam itu ada, ada pada setiap sisik di hati anda, ada disetiap mimpi anda dan ada di setiap imaginasi anda.
Hanya sayangnya itu sebuah hal yang sulit untuk diungkapkan dalam 5-10 kata pertama.
Sebagai pria, kita memiliki sebuah bakat untuk mencintai wanita. Kita tidak perlu banyak tahu apakah artinya benar atau tidak. Sesungguhnya bukan itu yang dimaksud.. ketika sebuah cinta pertama kali dibuat di dunia.
Cinta sejati dibuat untuk dirasakan tanpa perlu memaknai arti yang sesungguhnya. Sepanjang manusia hidup terutama pria, minimal satu kali anda merasakan cinta kepada wanita.
Karena memang pria ditakdirkan untuk terus mencintai wanita, dan melindunginya apapun yang terjadi.
Dan bagaimana jika cinta si wanita bertepuk sebelah tangan, Inilah arti sesungguhnya dari cinta pria yaitu merelakannya. Kita tidak bisa hidup bersama dengan dia jika dia merasa menderita bersama kita.
Cinta pria tidak seperti cerita romeo dan juliet, jika si pria mati maka si wanita mati.
Ada 5 buah hal yang harus dimaknai dalam cinta sejati. Tapi saya tidak akan menyebutkannya satu persatu. Karena makna dan artinya sama saja yaitu saling mencintai dan memberi.
Sesungguhnya anda tidak perlu mengerti secara 100% apa itu sesungguhnya cinta sejati? Mungkin hanya sekitar 10% saja lebih dari cukup untuk mengartikannya dengan sebuah makna. Karena langit selalu diciptakan untuk melindungi bumi dimanapun cinta itu berada.
Matahari selalu mempercayakan bulan untuk menerangi malam. Dan pria harus mengambil jalannya untuk sebuah peperangan demi melindungi bidadari terakhirnya. Ini bukan lelucon apalagi karya sastra ini adalah sebuah imaginasi pria yang mencoba mengartikan cinta yang sesungguhnya.
Namun hari demi hari selalu berjalam melewati kolong langit. Saat itulah kita akan tersadar akan sebuah cinta yang sejatinya menjadi  milik setiap orang yang menginginkannya. Dalam hidup ini hanya ada dua hal yaitu cinta dan benci.
Tapi benci diawali dari sebuah cinta sejati. Yang sejatinya itu tidak memiliki arti yang berkesinambungan. Dan semua orang ataupun daun-daun bingung saat memberikan arti. Apakah itu sejati atau itu adalah kehampaan
Sebuah arti yang selama ini dicari oleh manusia, sebuah arti sejati yang memiliki makna seperti kilaunya berlian.
Dan ketika semua itu berakhir hanya ada satu yang bertahan hidup. Yaitu arti cinta itu sendiri, sebuah kata sebuah makna yang membuat manusia dapat hidup selama bertahun-tahun. Semua diawali dari cinta dan semua diakhiri oleh sebuah cinta kembali.

Masa Kecil

Kaki-kaki kecil disuatu jaman
Meliuk-liuk berkejaran
Disuatu hari dalam pelukan mentari
Disuatu masa dibawah garis-garis hujan
Tangan-tangan kecil disuatu jaman
Meraih dan berpegangan
Disuatu hari dipundak ayah
Disuatu masa dalam lembut jemari bunda
Suara-suara kecil disuatu jaman
Nyaring memanggil kawan
Disuatu hari dalam gelak tawa
Disuatu masa menjelma tangis malam
Masa kecil disuatu jaman
Kaki-kaki,tangan-tangan dan suara-suara
Dalam memori yang kembali terserak
Tuhan,aku ingin kembali

Waktu

Dalam kesepian aku terpaku
memejamkan mata, mencoba menelusuri arti
kecemasanku akan waktu
kenapa kamu tidak bisa sejenak saja berhenti
atau sekedar beristirahat untuk menyelonjorkan kakimu
tidakkah kau lelah terus mengejarku??
tenang saja aku tidak akan kemana-mana
bisakah kamu diam dan aku yang menghampirimu saja?
jangan mendahuluiku…
kamu kekal dan aku tidak
ketika aku tiada nanti, kamu masih akan terus berjalan
kenapa tidak sebentar saja meminjamkan detikmu itu untukku
supaya aku bisa sebentar saja bersama dia
hanya untuk sekedar memandangnya
meruntuhkan keragu-raguan akan hidupnya
memeluknya dan membisikkan “semua akan baik-baik saja”
terlalu naif kah kemauanku?
sehingga kau masih saja terus berjalan mendahuluiku
aku belum ingin menyerah darimu,
tapi kenapa kau selalu ingin berusaha mengalahkanku?
berjalan didepanku
tidak bisakah kau berjalan dua arah?
kenapa kau selalu berputar ke arah yang sama?
sehingga selalu membuatku tersadar,
aku tak kan pernah bersamanya..

Senandung Malam

 Malam tak sempurna menyapa, kunang kunang duduk diam ditepi rawa..
Ah malam wajahmu terlampau hampa..
Gugusan awan tatapmu iba, barangkali malam sedang terluka..
Ah sungguh tak elok sang malam enggan suguhkan cangkir cangkir cerita..
Gaduh jiwa meraba raba dimana gerangan sang bahagia berada
Sudah heninglah jiwa, biarkan rembulan mengetuk pintu jiwa..
Luruhkan segala perihnya, hapuskan segala luka..
Heninglah biarkan galau jiwa mengurai resah
Menunggu pagi menanam lagi mimpi mimpi yang terpenggal..
Mencari jati diri mengulang lagi kalimat kalimat doa yang terlewatkan tempo hari…