Jumat, 24 Agustus 2012

Waktu

Dalam kesepian aku terpaku
memejamkan mata, mencoba menelusuri arti
kecemasanku akan waktu
kenapa kamu tidak bisa sejenak saja berhenti
atau sekedar beristirahat untuk menyelonjorkan kakimu
tidakkah kau lelah terus mengejarku??
tenang saja aku tidak akan kemana-mana
bisakah kamu diam dan aku yang menghampirimu saja?
jangan mendahuluiku…
kamu kekal dan aku tidak
ketika aku tiada nanti, kamu masih akan terus berjalan
kenapa tidak sebentar saja meminjamkan detikmu itu untukku
supaya aku bisa sebentar saja bersama dia
hanya untuk sekedar memandangnya
meruntuhkan keragu-raguan akan hidupnya
memeluknya dan membisikkan “semua akan baik-baik saja”
terlalu naif kah kemauanku?
sehingga kau masih saja terus berjalan mendahuluiku
aku belum ingin menyerah darimu,
tapi kenapa kau selalu ingin berusaha mengalahkanku?
berjalan didepanku
tidak bisakah kau berjalan dua arah?
kenapa kau selalu berputar ke arah yang sama?
sehingga selalu membuatku tersadar,
aku tak kan pernah bersamanya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar