Malam tak sempurna menyapa, kunang kunang duduk diam ditepi rawa..
Ah malam wajahmu terlampau hampa..
Gugusan awan tatapmu iba, barangkali malam sedang terluka..
Ah malam wajahmu terlampau hampa..
Gugusan awan tatapmu iba, barangkali malam sedang terluka..
Ah sungguh tak elok sang malam enggan suguhkan cangkir cangkir cerita..
Gaduh jiwa meraba raba dimana gerangan sang bahagia berada
Gaduh jiwa meraba raba dimana gerangan sang bahagia berada
Sudah heninglah jiwa, biarkan rembulan mengetuk pintu jiwa..
Luruhkan segala perihnya, hapuskan segala luka..
Heninglah biarkan galau jiwa mengurai resah
Menunggu pagi menanam lagi mimpi mimpi yang terpenggal..
Mencari jati diri mengulang lagi kalimat kalimat doa yang terlewatkan tempo hari…
Luruhkan segala perihnya, hapuskan segala luka..
Heninglah biarkan galau jiwa mengurai resah
Menunggu pagi menanam lagi mimpi mimpi yang terpenggal..
Mencari jati diri mengulang lagi kalimat kalimat doa yang terlewatkan tempo hari…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar